Sidoarjo l BnewsNasional.org - Dugaan adanya jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas Kelas IIA Sidoarjo kembali mencuat ke permukaan. Informasi ini diperoleh dari pengakuan warga dan mantan narapidana yang tidak ingin disebutkan namanya kepada awak media. Mereka menuding seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) berinisial (P) alias Sredek yang ada di blok B - 3 sebagai bandar narkoba di dalam lapas.
Informasi awal ini disampaikan pada Kamis, 17 Oktober 2024. Untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut, awak media kemudian menghubungi Humas Lapas Sidoarjo, Rozi. Dalam konfirmasi yang dilakukan pada Selasa, 22 Oktober 2024 pukul 10.52 WIB, Rozi meminta bukti-bukti yang lebih kuat.
Baca juga: Sistem Pelayanan Prima di Kantor Samsat Krian Sidoarjo
"Waalaikumsalam... Kalau ada foto dan rekamannya pak," ujar Rozi.Awak media kemudian menyampaikan bahwa mereka memiliki rekaman suara dari seorang mantan narapidana. Rekaman ini diduga kuat dapat menjadi bukti peredaran di dalam lapas Sidoarjo.
"Beliau punya rekamannya mantan napi yang masih saudaranya pelapor," ujar awak media.
Menanggapi hal ini, Rozi menyatakan, "Rekamannya dimana pak? Kalau boleh. Mungkin bisa dikirim, Nggeh siapp. Orangnya masih dicari pak." Rozi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.
Baca juga: Polda Jambi Ungkap Dua Kasus Narkoba Besar, Sita Sabu dan Ekstasi Senilai Rp7,7 Miliar
"Siap ini saya masih ada giat dan setelah selesai saya temui orangnya dan meminta suara rekaman tersebut pak," ujar awak media.
Kasus ini tentunya menimbulkan kekhawatiran akan lemahnya pengawasan di dalam lapas. Peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan dapat merusak proses rehabilitasi para narapidana dan mengancam keamanan serta ketertiban di dalam lapas.
Pihak berwenang menghadapi tantangan yang cukup besar dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lapas. Selain sulitnya mendapatkan bukti, jaringan narkoba seringkali melibatkan oknum-oknum tertentu yang berada di dalam maupun di luar lapas.
Baca juga: Rentetan Pengedar Sabu di Gempol Satu-persatu Masuk Bui
Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa peredaran narkoba merupakan masalah serius yang harus ditangani secara serius pula. Semua pihak terkait harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba, baik di dalam maupun di luar lapas.
"Sampai berita ini ditayangkan, awak media akan terus berupaya mengungkap kasus ini lebih dalam bersambung.....
Editor : Redaksi