Surabaya, - Berita News Nasional - Tekad kuat Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi peredaran narkoba di Negeri ini, terus digelorakan dari waktu ke waktu, tujuannya untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Seperti yang dilakukan Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, melakukan penggerebekan di Twin Tower Hotel & Residence Jalan Kalisari I No.1, Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya, pada Rabu Pagi (13/09/2023), sekira pukul 08.30 Wib.Baca Juga: BNN Bongkar Kecerobohan Ditjen Pas Jatim: Pengedar Narkoba di Lapas Tak Diproses Hukum
Dimana penggerebekan di salahsatu kamar Twin Tower Hotel yang dilakukan bersama Satpol-PP Kota Surabaya, BNN berhasil amankan 10 (sepuluh) orang lantaran saat dilakukan test urine positif mengandung zat methamphetamine dan amphetamine.
Humas BNN Kota Surabaya Dr Singgih Windi Pratomo, mengakui bahwa pihaknya telah berhasil amankan 10 (sepuluh) orang yang berkunjung di Twin Tower Hotel Surabaya.
"Betul, kita berhasil amankan 10 (sepuluh) orang di Twin Tower Hotel dan semuanya adalah pengunjung," kata Dr Singgih Windi Pratomo, dihubungi Berita News Nasional, Kamis (14/09/2023).
Baca Juga: Madura Bersinar: BNN Ungkap Kasus Narkoba Besar, Ancam Pelaku Hukuman Mati
Selain itu juga, pihaknya belum bisa menjelaskan identitas 10 orang yang diamankan karena masih dalam tahap pemeriksaan dan pengembangan.
"Terkait identitasnya, kita masih belum bisa memberikan keterangan yang detail, karena masih dalam tahap pemeriksaan guna dilakukan pengembangan," lanjutnya.
Ia juga menerangkan, kronologis penggerebekan berawal dari tindaklanjutan informasi masyarakat bahwa ada pesta narkoba di Twin Tower Hotel wilayah Kapasari, Kecamatan Genteng Surabaya.
Baca Juga: Jelajah Negeri Untuk Anak Bangsa, GSI Bareng Pemdes Berbek Dan BNN Sidoarjo Sosialisasi P4GN
"Setelah ditindaklanjuti, dugaan tersebut benar adanya. Kemudian dilakukan test urine secara mendadak kepada 12 (dua belas) orang yang pada saat itu, berada didalam satu kamar. Namun yang positif zat methamphetamine dan amphetamine, hanya 10 (sepuluh) orang, selanjutnya di bawa langsung ke kantor BNNK Surabaya," terang Dr Singgih Windi Pratomo.
"Kalau yang diamankan BNN, bukan pegawai dari Twin Tower Hotel. Tapi yang diamankan pengunjung semua yang pada saat itu dalam satu kamar," imbuhnya. (Red)
Editor : Redaksi