Kapolda Jatim Ajak Civitas UM Surabaya Wujudkan Pemilu Damai

avatar bnewsnasional.org

Surabaya - beritanewsnasional.com - Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., mengajak civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 damai. Hal tersebut disampaikan Kapolda saat memberikan kuliah umum ke mahasiswa UM Surabaya.

"Melalui anak-anak kita inilah, generasi muda inilah kita harapkan membantu mensosialisasikan (pemilu damai) ke seluruh lapisan masyarakat. Pemilu 2024 harus dimaknai sebagai momentum yang tepat untuk mewaspadai gesekan-gesekan yang akan terjadi, ungkap Kapolda, Kamis (18/1/24).

Baca Juga: Sapa: Art Exhibition Perupa Jawa Timur" Gagasan Ikatan Alumni Seni Rupa S1 ’84 IKIP Surabaya

Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto mengatakan bahwa hingga 10 Februari mendatang masuk kampanye akbar, maka Polri mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi gesekan-gesekan yang akan terjadi.

Selain meningkatkan kewaspadaan, mahasiswa yang hadir sebagai kaum intelektual diajak untuk mengampanyekan pemilu damai, agar masyarakat pendukung pasangan calon tidak mudah terprovokasi dan berkomitmen dalam meredam potensi-potensi yang dapat memecah belah bangsa, jelas Kapolda.

Baca Juga: Wujudkan Sekolah Hijau, DLH Jatim Verifikasi Calon Adiwiyata di Kabupaten dan Kota Blitar

"Sekali lagi mari kita sukseskan Pemilu 2024 dengan penuh integritas, mari kita saling mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan adalah hal yang utama," tambah Kapolda.

Kapolda juga menambahkan, daerah yang dinilai sangat rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban saat Pemilu 2024 di Jawa Timur ialah di wilayah Madura dan Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: AMI: KPR Medaeng Jadikan Jabatan Alat Pemerasan WBP Rp 40,5 Juta

"Kenapa kita jadikan daerah itu sangat rawan? Karena sejarah. Sejarah pelaksanaan Pemilu 2019 itu terjadi gangguan-gangguan Kamtibmas (Keamanan Ketertiban Masyarakat), itu kita antisipasi semoga tidak terjadi di Pemilu 2024," tutup Kapolda. (Red)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru